RSS

#FridayNightNotes (2)

15 Apr

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Selamat pagi sahabat. Dalam #FridayNightNote edisi kali ini izinkan saya untuk masih memberikan kontribusi ide dan pemikiran terhadap praksis-praksis pendidikan di Indonesia yang masih dirundung berbagai masalah. Memang, permasalahan pendidikan tidak akan terselesaikan dan akan tetap ada, tapi setidaknya hal itu tidak menempatkan posisi pendidikan kita pada jurang hina dina yang membonsaikan kreativitas para peserta didik. Hendaknya, pendidikan tidak menjadikan manusia Indonesia kerdil dan tercerabut dari fitrahnya sebagai hamba Tuhan.

Berbagai fenomena aneh terjadi dalam masyarakat kita baru-baru ini. Ada pemimpin yang tak mau lengser dari jabatannya meskipun rakyat telah menangis darah memintanya menghentikan kepemimpinanya yang korup dan menindas. Ada juga seorang leader yang tuli dan buta serta keras kepala untuk tetap menjabat sebagai pimpinan sebuah organisasi bola, padahal masyarakat memintanya untuk berhenti menjalankan organisasi tersebut. Ada juga seseorang dari sebuah institusi dakwah yang lupa akan janjinya untuk menyejahterakan rakyat dan malah bergelimang hawa nafsu ketika berada pada forum yang membahas kemaslahatan rakyat. Untungnya dia masih memiliki rasa malu untuk tetap melanjutkan amanah yang diembannya dari rakyat. Ada juga orang yang terperdaya oleh rayuan dunia dan berkoar-koar menjadi agennya untuk mengaburkan identitas-identitas kita yang telah kukuh dan begitu jelas.

Akhirnya, saya haturkan banyak terima kasih atas kunjungan anda ke weblog yang sederhana ini.

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Jum’at, 15 April 2011

 
1 Komentar

Ditulis oleh pada April 15, 2011 in Prolog

 

One response to “#FridayNightNotes (2)

  1. muhammadd syafiq

    April 15, 2011 at 3:37 am

    ya i think so…………..terus kapan dunia pendidikan akan maju? Apakah kita pada posisi yang tak berujung diamana tidak ada suatu jalan temu dan solusi?menurut saya orang-orang indonesia sebenarnya sudah bisa dibilang berpendidikan namun yang menjadi pertanyaan adalah apakah yang salah dengan negeri ini….bagaimana arah dan tujuan pendidikan seharusnya diarahkan sehingga menciptakan geerasi-generasi yang menjadi agent of change?

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: